Articles Comments

IPOMS » Edukasi

BERITA GEMBIRA bagi Profesional di Bidang Manajemen Operasi!

PQM Consultants sebagai APICS AEP (Authorized Education Program) akan mengadakan APICS workshops: I. CPIM (Certified in Production & Inventory Management) BSCM (Basics of Supply Chain Management) February 9-11, 2011 MPR (Master Planning of Resources) February 23-25, 2011 DSP (Detailed Scheduling and Planning) April 13-15, 2011 SMR (Strategic Management of Resources) April 27-29, 2011 ECO (Execution and Control of Operations) May 6-8, 2011 Workshop fee untuk setiap modul adalah Rp 6.000.000 + 10% VAT (price includes the Learning System, handout, lunches and coffee breaks), atau Rp 5.000.000 + 10% VAT untuk pembayaran yang dilakukan 2 minggu sebelum training diadakan. II. CSCP (Certified Supply Chain Professional) March 2, 9, 16, 23, 30 + April 7, 2011 Workshop fee untuk CSCP adalah Rp 19.000.000 + 10% VAT (price includes the Learning System, handout, … Read entire article »

Filed under: Edukasi

Mengenal Sistem Produksi Tepat Waktu (Just In Time System)

I. Sistem Produksi Barat Sistem produksi yang paling banyak dipakai saat ini adalah yang berasal dari Eropa dan Amerika. Sistem produksi tersebut dikenal sebagai sistem produksi western. Ciri-ciri dari sistem produksi ini antara lain: * melakukan peramalan dalam menentukan kuantitas produksi, * melakukan optimasi dalam penjadwalan produksi, penentuan kebutuhan bahan,penentuan kebutuhan mesin, pekerja, dll. * terdapatnya departemen pengendalian kualitas, * terdapatnya gudang receiver dan gudang warehouse sebagai penyimpanpersediaan, dll. Secara garis besarnya adalah masih terdapatnya unsur- unsur probabilistik dalam melakukan keputusan untuk masalah-masalah sistem produksi. Filosofi dasar dari sistem produksi western adalah bagaimana mengoptimalkan unsur-unsur sistem produksi yang tersedia. Hal ini memungkinkan karena negara-negara barat waktu itu masih memiliki resourcess yang cukup banyak. Pada tahun 1970-an terjadi krisis minyak bumi yang sangat mempengaruhi industri-industri barat sebagai consumer terbesar. Sedangkan Jepang tidak begitu terpengaruh krisis tersebut karena Jepang sudah biasa hemat dalam menggunakan resources khususnya minyak bumi. Akibatnya industri-industri barat mengalami kemerosotan … Read entire article »

Filed under: Artikel, Edukasi, Sistem Produksi